-SELAMAT DATANG-

<<<<<<*>>>>>><<<<<<*>>>>>><<<<<<*>>>>>><<<<<<*>>>>>><<<<<<*>>>>>><<<<<<*>>>>>><<<<<<*>>>>>><<<<<<*>>>>>>
Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Maret 2011

PROYEK NASA

NASA sdng mencari solusi,bagaimana cara mngirim manusia ke ruang angkasa dg biaya yg sedikit,karena biaya utk itu selama ini sangatlah mahal,maka di panggilah para profesor handal dari 3 negara.Bejo kebetulan menjadi wakil Indonesia,& 2 rekan mereka yg msing2 dari China & Jepang.
Pihak NASA menyuruh prof tsbt untuk menggambar sketsa satu perangkat yg bisa membawa manusia ke angkasa dg biaya yg se efisien mungkin,
Prof dr Jepang menggambar sebuah Kursi pelontar dg tekhnologi canggih sehinngga mampu mendorong penumpang'y sampai melambung sangat tinggi ke angkasa,ini membuat pihak Nasa manggut2,''bagus..akan kami bahas di pusat,''katanya,
Prof dr China menggambar sbuah Elevator dg jangkauan ketinggian yg melebihi atmosfir bumi,ini mmbuat pihak NASA berfikir ''perlu biaya sangat mahal,tp akan kami bahas di pusat,''kt pihak NASA,Terakhir Prof dari Indonesia,si Bejo Menggaambar seswatu yg membuat pihak NASA mengernyitkan dahi,''apa ini Mr,saya agga ngerti,''tanyanya.
Bejo menjaweb..
''ini kondom berulir rumit Mr,saya rancang sendiri,daripada pakai yg biasa,kalau pakai ini di jamin pasangan anda terbang melambung tnggi ke angkasa'.......................




CROP CIRCLE

oleh Agoez Ahonk pada 18 Februari 2011 jam 1:14
Konon di sebuah desa di hamparan sawah di Pulau Jawa Indonesia..
Terjadi lagi fenomena Crop Circle yg menggemparkn masyarakat,berbondong org2 yg mndengar kabar tsbt datang ke TKP.Ada org Amerika yg kbtulan sdng ada di Jogja pun datang,Org Inggris yg jg sdng brbisnis di Jkt tak ktnggalan pula.kbtulan jg ada seorg wrga Malaysia yg sdng mncari TKI pun dtng utk mnyksikan fenomena misterius itu.
Berbagai macam bentu ekspresi pngunjung di situ,dari yg hanya melongo sampai sekedar jeprat jepret utk di jdikan kenangan,oleh-oleh atau utk Dokumentasi mewarnai bukit kecil itu,Bukit tmpat yg paling strategis utk bisa mnyaksikan bntuk smpurna CropCircle tsbt. Decak kagum akan keindahan dan kerapian bentuk Crop Circle itu pun bermacam-macam...Org Amerika berseru..''oh my God..''sambil sesekali menyingkapkan rambutnya yg pirang pirang agar tk menghalangi pandangannya.
Org inggris jg berteriak..''ouh...amazing..!!''
Tak ktnggalan pngunjung dr Bandung jg bergumam..''gelo...ieu mah lain jelma nu nyieun..ckckck...alus pisan eui..''.
Terdengar pula suara sumbang dr seorg warga Malaysia...''ah ..biasa aja .. Tak level ah..!!''.Seorang warga yg mrsa pnasaran dg Org Malaysia itu pun brtanya..
.''knapa pak cik..? Biasa gimana trs ga level kenapa?..tnya warga.
Org Malaysia itu dg tenang Menjawab...''tak level aja,,buat CROP CRCLE ko di sawah...kalah lah sama cukong2 Malaysia,Mereka udh lama bisa bikin CROP CIRCLE di hutan2 KALIMANTAN,SUMATRA,PAPUA...coba tengok lah dari udara..ukuranya jg bukan puluhan meter lagi,,tp kiloan meter pak.....''.
Warga yg brtanya itupun garuk2 kepala ngga ngerti....

Senin, 28 Februari 2011

Ditemukan, Planet Mirip Bumi yang Layak Huni
Ia memiliki suhu panas yang memungkinkan manusia untuk berjemur di siang hari.
Kamis, 30 September 2010, 08:35 WIB
Ismoko Widjaya
Planet Bumi

VIVAnews - Hasil pengamatan observatorium MW Keck di Hawaii, Amerika Serikat, selama 11 tahun membuahkan hasil. Para ilmuwan menemukan sebuah planet yang paling mirip dengan Bumi. Planet itulah kemungkinan bisa dihuni manusia.

Seperti dilansir Telegraph.co.uk, 29 September 2010, sebuah tim 'pemburu planet' menamai planet yang paling mirip dengan Bumi itu dengan nama Gliese 581g.

Planet yang ukurannya hampir sama dengan Bumi itu mengorbit dan berada di tengah 'zona huni perbintangan'. Peneliti juga menemukan zat cair dapat eksis di permukaan planet itu.

Ini akan menjadi planet paling mirip Bumi yang belum pernah ditemukan sebelumnya. Ini juga merupakan planet pertama yang paling berpotensi dihuni manusia.

"Temuan kami ini sangat menarik dan menawarkan kemungkinan bahwa planet ini berpotensi untuk dihuni," kata Profesor Steven Vogt di University of California.

Sebelumnya, Badan Antariksa AS (NASA) juga menemukan planet mirip bumi, Kepler 9.

Gliese 581g ditemukan berdasarkan observasi yang dilakukan menggunakan teknik tercanggih yang dikombinasikan dengan teleskop 'kuno'.

Yang paling menarik dari dua planet Gliese 581g adalah, dia memiliki massa tiga sampai empat kali dari Bumi dan periode orbit hanya di bawah 37 hari. Volume massa itu menunjukkan bahwa planet itu kemungkinan merupakan planet berbatu dengan permukaan tertentu. Itu juga menunjukkan bahwa planet itu memiliki gravitasi yang cukup.

Gliese 581g terletak dengan jarak 20 tahun cahaya dari Bumi, tepatnya berada di konstelasi Libra. Posisi planet ini, satu sisi selalu menghadap bintang dan memiliki suhu panas yang memungkinkan manusia untuk berjemur secara terus-menerus di siang hari. Di bagian samping yang menghadap jauh dari bintang, berada dalam kegelapan yang terus-menerus.

Para peneliti memperkirakan rata-rata suhu permukaan planet ini antara -24 dan 10 derajat Fahrenheit atau -31 sampai -12 derajat Celsius. Suhunya akan sangat terik saat posisinya menghadap bintang dan bisa terjadi pembekuan saat sedang gelap.

Menurut Profesor Vogt, gravitasi di permukaan planet itu hampir sama atau sedikit lebih tinggi dari Bumi, sehingga orang dapat dengan mudah berjalan tegak di planet ini.

"Faktanya, kami mampu mendeteksi planet ini begitu cepat dan sangat dekat. Ini memiliki arti bahwa planet seperti ini benar-benar berciri umum, seperti Bumi," jelasnya.

Prof Vogt dan Paul Butler, dari Carnegie Institution di Washington, mengatakan temuan-temuan baru tim itu dilaporkan dalam sebuah makalah yang akan diterbitkan dalam Jurnal Astrophysical. (kd)